Mencoba tidur pagi

August 20th, 2006 by aprihendris

kenapa bila setiap hari, aku jadi gila. bila di bubuhi pikiran yang tak pernah bisa terjaring. engan berhenti dan mencoba berhenti. tetap berlari. runtuhan hati ini mencoba memahami, tapi susah. maunya dapet terus bersamanya. itu mustahil aku dapatkan.
seperti pagi tiba-tiba menyapa sebenarnya, aku ngak mau berjumpa. inginya malam terus. tetap saja aku ngak bisa terima.ketika komputer ini ngak berhenti untuk merekam cerita dimana aku lagi BEKERJA.tapi masalah hati beda dengan semua itu. butuh pemahan, pengertian. kadang aku melamun hingga langit ngak pagi dan ngak siang.
sadar ternyata umur segini belum ada pendamping, entah mengapa aku tetap mementingkan naluriku untuk tetap merajut dunia ini dengan kerja dan kerja. ada teman yang sengaja aku berkenalan lewat telpon sampe cerita dari ujung rambut ke ujung kaki. cerita tentang pembahasan, mengapa tidak mencari. aku bilang sudah, sampe yang kemarin aku putus di tengah jalan karna alasan jauh di mato (mata), kuinginkan itu yang dekat disini. terasa bosan bila ngak ada disini. sekarang kok jadi maja.
aku bilang entah. temanku bilang lagi ” sekarang bukan mencari cewek atau pacar tapi ISTRI”. memang benar yang dia katakan, memang aku mencari ISTRI yang mau hidup denganku disini dengan segala tetek bengekku yang sok sibuk ya memang benar sibuk. seperti dalam filmnya NERINA “30 hari mencari cinta” tapi aku 1 tahun mencari ISTRI, sebelum di jodohkan sama cewek pilihan orang tuaku. karna umur dah mengijak 30 tahun.
harapaku saat ini yang penting PAMERAN TUNGGAL (drawing) rencana sih di BENTARA BUDAYA, tapi entahlah.
angaku terus merapa pagi, tapi tetap ngak bisa tidur. BESOK kerja lagi, setelah balik kerja ngurusin kerjaan sambilan, buat ILUSTRASI anak, eh ditambah lagi sama ngurusin band, dan memasok lukisan di AUSTRALIA karna bulan SEPTEMBER pameran disana, bersama kelompok sepi (www.kelompoksepi.bloqspot.com) dan mengusin Galleri Studio mpat Art.
inginya hidup landai bersama seorang gadis yang memberikan aku banyak harapan, walaupun sederhana hidup di jalani yang penting kerja, berkarya dan DIA PASTI……. amin.
pagi lagi….pusing. kucoba berdoa dan bersujud di SHUBUH. TIDUR LAGI BANGUN JAM 07.00 mandi berangkat kerja MASUK jam 08.30. dan tak ada habisnya……, lelah tlah menemaniku sepanjang hari!

bintang surga

August 18th, 2006 by aprihendris

Lm4

Mimpiku berlalu
Melintasi sejuta waktu
Akupun terjaga
Dari segala kuasa

Kau bintang di surga
Cahayamu terangi jiwaku
Ajak aku terbang tinggi
Melewati 1001 malam

Kau bintang di surga 2x

Dimana aku tersadar ke tika pagi menyapaku dengan penuh rasa, shubuh membentang melintasi langit biru di kotaku.
sujud aku di depanmu seraya aku mencoba keteguhan. tetap memegang satu janji.

Dalam sejuta rindu aku rasakan saat ini ketika engkau pergi tinggalkan sendiri menatap mentari.
lepas melintasi sejuta langit tinggi. tanggal 25 mei 2003, engkau pergi dengan senyum.
akupun tersenyum seperti orang gila. dendangkan tembang-tembang keanggungan.

Dan tibalah PETERPANbersama ariel csnya mengalunkan bintang di surga ingatkan aku padanya.
keberanian, kegigihannya dan cantik raut wajahnya yang tak pernah lepas dari ingatanku.
“MESSEI” .ku persembahkan untukmu yang jauh di sana.

QuickPost | Friendster Blogs

August 18th, 2006 by aprihendris

Link: QuickPost | Friendster Blogs.

“bangsatku!”

August 18th, 2006 by aprihendris

aku menatap langit,
tak lagi berbintang.
ingin kuraih bulan,
tak lagi malam

jatuh di lumpur hitam,
terjerat oh terjerat
bangsatku kemana pergi

aku terlena tipu dayamu,
aku terlena rayuanmu
aku terluka karna cintamu
uuu……………

aku menyisir jejak
ingatkan kisah
aku terluka karna…
sebab

embun PAGI

June 11th, 2006 by aprihendris

SELAMAT DATANG
DI DUNIAKU YANG SEAKAN . TAK PERNAH LELAH,
BERCERITA TENTANG HINDAH DAN NIKMATNYA PAHIT DUNIA
MUNGKIN KAU TAK PERNAH MENGERTI SAMPAI DI SINI
KADANG MEMANG KAU TAK MENGERTI

selamat datang diduniaku yang sesejuk embun pagi yang terlintas sejenak. ini adalah muka dimah kupersembahkan untuk dunia
disini aku mencoba membeberkan kata hati. sebagai tempat singgah buat karya seniku yang mungkin tak begitu nikmat, tapi aku mencoba hal yang baru. studio baru tempat aku berpameran dan memajang karya seniku.terimakasih atas kedatanganmu di negeri ini. selamat menikmati dunia yang tak pernah mati.terimakasih